Mazda 6e Fastback Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Ini Full Review Nya!






| Type | Harga |
|---|---|
| Mazda 6e | Rp 870.800.000 |

Mazda resmi memperkenalkan Mazda 6e Fastback di GIIAS 2026 sebagai salah satu mobil listrik premium terbaru mereka. Kehadirannya menambah pilihan EV di segmen premium yang kini semakin ramai.
Dalam artikel ini, Sobat Setir akan mengenal lebih dekat Mazda 6e Fastback, mulai dari desain eksterior, performa, interior, hingga fitur-fitur unggulannya.
Kesan pertama yang langsung terasa dari Mazda 6e Fastback adalah desainnya yang modern dan aerodinamis. Sobat Setir bisa lihat sendiri detail lengkapnya berikut ini.
Mazda 6e Fastback mengusung desain fastback dengan siluet yang aerodinamis. Sebagai mobil listrik, bagian depannya tampil bersih berkat grill tertutup dengan aksen diamond yang futuristis.
Lampu depan berbentuk huruf L dipadukan dengan aksen segitiga di bumper bawah. Di bagian tengah juga terdapat logo Mazda pop-up, kamera depan, dan lampu DRL melengkung yang memberi kesan modern.
Dari samping, Mazda 6e Fastback tampil sporty dengan over fender hitam glossy dan velg futuristis berukuran 19 inci yang dibalut ban 245/45 R19.
Spionnya dibuat ramping, sementara flush door handle akan muncul otomatis saat mobil dibuka. Desain pintu frameless juga memberi kesan lebih modern dan premium.
Bagian belakang Mazda 6e Fastback mempertahankan siluet fastback yang aerodinamis. Mobil ini juga dilengkapi automatic illuminated wing yang akan terbuka otomatis saat melaju sekitar 90 km/jam, atau dapat diatur secara manual melalui head unit.
Lampu belakang mengusung aksen diamond yang senada dengan bagian depan. Di bumper bawah juga terdapat kamera parkir, sensor, dan aksen hitam glossy yang memperkuat kesan premium.
Soal performa, Mazda 6e Fastback dibekali spesifikasi yang cukup kompetitif untuk kelas EV premium. Berikut Berikut detail lengkapnya:
Yang bikin Sobat Setir nggak perlu khawatir soal jarak tempuh, mobil ini punya range hingga 560 km dalam sekali pengecasan penuh.
Untuk urusan pengisian daya, mobil ini juga sudah mendukung charger mobil listrik tipe AC maupun DC lewat port charging di bagian belakang.
Selain itu, kap mesin bagian depan (front trunk) juga tersedia cukup luas. Jadi kalau kapasitas bagasi belakang masih kurang, Sobat Setir bisa memanfaatkan ruang tambahan ini untuk menyimpan barang.
Bukan cuma eksterior, kabin Mazda 6e Fastback juga didesain dengan detail premium dari baris pertama hingga baris kedua.
Kabin Mazda 6e Fastback mengusung nuansa premium dengan jok bludru coklat, ambient light, dan aksen glossy silver di dashboard. Di bagian tengah terdapat head unit 14,6 inci yang sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto.
Melalui head unit, Sobat Setir bisa mengatur berbagai fitur, mulai dari membuka bagasi, mengatur spion, hingga memilih driving mode seperti Race, Relax, dan Wash Mode.
Mazda juga membekali mobil ini dengan gesture control, head-up display, wireless charging, dan panoramic roof yang dapat dioperasikan langsung melalui head unit.
Baris kedua Mazda 6e Fastback menawarkan ruang kaki dan kepala yang lega, sehingga tetap nyaman untuk perjalanan jauh.
Meski sandaran kursinya tidak terlalu rebah, desain joknya tetap memberikan posisi duduk yang ergonomis.
Jok menggunakan kombinasi suede dan leather. Penumpang belakang juga bisa mengatur AC dan sunroof shade langsung dari kabin, tanpa perlu mengakses head unit di baris depan.
Mazda 6e Fastback dipasarkan dengan harga sekitar Rp850 juta. Banderol tersebut sebanding dengan desain premium, teknologi modern, dan berbagai fitur yang ditawarkan.
Kalau Sobat Setir ingin beralih ke mobil listrik dengan budget yang lebih terjangkau, masih ada banyak pilihan EV lain yang bisa dipertimbangkan.
Kehadiran Mazda 6e Fastback di GIIAS 2026 menunjukkan bahwa pilihan mobil listrik di Indonesia semakin beragam. Kalau Sobat Setir belum berencana membeli EV premium, masih banyak alternatif yang lebih ramah di kantong.